Aktivitas Dibawah Bayangan Wabah Covid-19

Semenjak Virus Corona Covid-19 ditetapkan sebagai bencana nasional non-alam pada Minggu (15/3/2020) kemarin, pemerintah menghimbau untuk melakukan Social Distancing (menjaga jarak sosial). Dengan Social Distancing selama 14 hari, para ahli menyebutkan bisa mengurangi penularan Covid-19 ini. Silakan cari di media lain atau melalui Search Engine Google untuk selengkapnya mengenai Status Social Distancing ini.

Banyak pro dan kontra akan keputusan pemerintah tersebut, ada yang suka dan ada juga yang tidak suka. Ada yang paham maksudnya dan tidak sedikit pula yang meremehkannya. So, itu urusan masing-masing Individu terkait keputusan yang diambil pemerintah. Kalau saya, mengikuti apa yang disarankan. Kalau pembaca?

Aktivitas keseharian drastis berubah, rasa khawatir terhadap Virus Corona Covid-19 ini begitu besar. Apalagi kalau kita aktif di sosialmedia, dimana banyak informasi hoax terkait covid-19 yang membuat kita resah. Namun demikian, kita bisa mengurangi rasa khawatir tersebut jika mengikuti saran-saran para ahli saat melakukan Social Distancing.

Aktivitas dibawah bayangan wabah covid-19 ini merubah gaya pergaulan sosial kita. Budaya timur yang mengedepankan silaturahmi dengan cara jabat tangan menjadi tiada. Jarak minimal 1 meter antar orang dimanapun menjadi sebuah ganjalan saat melakukan aktivitas. Tapi, selama kita bisa menjaga diri atau melindungi diri dengan baik diyakini tidak akan tertular Covid-19 ini.

Saya termasuk orang yang diperintahkan untuk tinggal dirumah, selama 14 hari tidak disarankan untuk mengunjungi tempat kerja. Dan harus mengikuti norma-norma social distancing. Sebenarnya ada kerugian dalam diri saya jika dilihat dari penghasilan saat gajian nanti, tapi jika saya memaksakan diri dan tidak mengikuti perintah atasan mungkin saja kerugian bisa lebih besar, bukan hanya saya melainkan buat orang lain juga.

Ok, saya sehat, saya dalam keadaan fit selama Social Distancing. Tapi kita tidak tahu, covid-19 ada apa tidak pada diri kita. Mungkin kita sehat karna imunitas kita kuat, tapi jika Covid-19 ini menulari orang lain yang rentan terhadap virus ini melalui diri kita, apa yang akan terjadi? Bayangkan jika orang yang rentan tersebut adalah orang-orang yang kita sayangi, yang kita kenal dekat. Tidak bisa dibayangkan kan, kalau ternyata kita sebagai kurir Covid-19 tersebut. Jadi, melakukan Social Distancing jalan yang terbaik saat ini agar kita bisa memutus rantai penularan wabah ini.

Untuk yang tetap beraktivitas dibawah bayangan Covid-19, selalu tetap menjaga diri. Dengan cara rajin cuci tangan, jangan mudah mengusap muka tanpa dibersihkan terlebih dahulu tangannya, dan jika anda sakit atau memiliki gejala, segera kunjungi Fasilitas Layanan Kesehatan.

Tulisan ini adalah buah jari tangan saya saat melakukan social distancing di Kost-an, tanpa anak dan istri. Sekedar berbagi tulisan yang tidak jelas, semoga ada manfaatnya.

Do'akan bersama, semoga Wabah Covid-19 ini berakhir dengan cepat di Indonesia, khususnya di Ibukota Jakarta. Kita rindu Salaman, Kita Rindu Pelukan, Kita Rindu Ngopi Segelas Berdua. See You Next Post.

Saya, Yayan Suryana. Jangan lupa tinggalkan jejak dikolom komentar.
Yayan Suryana Penghobi Elektonika dan Mikrokontrol

Belum ada Komentar untuk "Aktivitas Dibawah Bayangan Wabah Covid-19"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel